Sabtu, 14 Januari 2012

katak beracun

Katak beracun

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
?Katak beracun
Dendrobates azureus (top) and Dendrobates leucomelas
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Amphibia
Ordo: Anura
Upaordo: Neobatrachia
Superfamili: Dendrobatoidea
Famili: Dendrobatidae
Cope, 1865
Distribution of Dendrobatidae (in black)
Distribution of Dendrobatidae (in black)
Subfamilies and genera
Katak beracun dengan warna seperti biru safir, adalah nama umum dari sekelompok katak dalam keluarga Dendrobatidae yang merupakan katak asli Amerika Tengah dan Selatan. [1]

[sunting] Karakteristik

Tidak seperti kebanyakan katak lainnya, spesies yang aktif di siang hari, dan sering menunjukkan tubuh berwarna cerah.[2] Walaupun semua dendrobatids setidaknya agak beracun di alam liar, tingkat toksisitas bervariasi dari satu spesies ke berikutnya, dan dari satu populasi yang lain. Banyak spesies yang kritis dan terancam punah.[3]Amfibi ini sering disebut katak panah oleh pribumi indian akibat penggunaan sekresi beracun mereka untuk meracuni ujung panahnya.[4]
Sebagian besar katak berjenis ini mempunyai ukuran tubuh sebesar 1,2 cm untuk katak dewasa, meskipun terdapat katak yang berukuran hingga 6 cm.[5] Ukuran rata-rata berat mereka sekitar 2 gram. Katak ini selain berwarna cerah juga menampilkan pola aposematik untuk memperingatkan pemangsa potensial. warna terang mereka berhubungan dengan mereka dan tingkat toksisitas alkaloid.[6] Katak seperti yang spesies Dendrobates memiliki tingkat alkaloid, sedangkan spesies Colostethus yang samar-samar berwarna dan tidak beracun.[7]

[sunting] Referensi

  1. ^ Myers, C. W., J. W. Daly, and B. Malkin. pp. 307–366.
  2. ^ "AmphibiaWeb - Dendrobatidae". AmphibiaWeb. Diakses pada 10 Oktober 2008.
  3. ^ F. Harvey Pough ... (2004). Upper Saddle River, NJ: Pearson/Prentice Hall. hlm. 92. ISBN 0131008498.
  4. ^ Caldwell, J.P. (1996). "The evolution of myrmecophagy and its correlates in poison frogs (Family Dendrobatidae).". Journal of Zoology 240: 75–101.
  5. ^ Zweifel, Robert G. (1998). Cogger, H.G. & Zweifel, R.G.. ed. Encyclopedia of Reptiles and Amphibians. San Diego: Academic Press. hlm. 95–97. ISBN 0-12-178560-2.
  6. ^ Kristiina Hurme, Kittzie Gonzalez, Mark Halvorsen, Bruce Foster, and Don Moore (2003). "Environmental Enrichment for Dendrobatid Frogs". Journal of Applied Animal Welfare Science (Lawrence Erlbaum Associates, Inc.) 6 (4): 285–299. doi:10.1207/s15327604jaws0604_3. PMID 14965783.

Minggu, 08 Januari 2012

gilang_zakaria (^_^'): puncak with anak vom16

gilang_zakaria (^_^'): puncak with anak vom16: PUNCAK WITH ANAK VOM16 Awal kita mau pergi ke bukit pelangi bgitu sudah sampai di bukit pelangi,, di situ tuh gk ada yg bagus atau pun s...

puncak with anak vom16

PUNCAK WITH ANAK VOM16

   Awal kita mau pergi ke bukit pelangi bgitu sudah sampai di bukit pelangi,, di situ tuh gk ada yg bagus atau pun special jadi kita jalan terus sampe keluar bukit pelangi,, di perjalanan kami meliahat ggapura yg bertuliskan SELAMAT DATANG DI WISATA PUNCAK. dari situ kita ber6 mutusin bwat pergi kepuncak, di perjalanan kita ber6 ngerasa laperrrrrrrr akhirnya mutusin bwat makan di sebuah restaurant bakso kecil.!! sesampai di wisata puncak kita ber foto2 hingga mendaki puncak yg tinggiiiiii sekali..!!